DAERAHPESISIR BARAT

Sengketa Lahan Sawit di Pesisir Barat Memanas, TNI-Polri Lakukan Mediasi

97
×

Sengketa Lahan Sawit di Pesisir Barat Memanas, TNI-Polri Lakukan Mediasi

Sebarkan artikel ini

PESISIR BARAT, Veritasnews.id – Aparat TNI dan Polri turun melakukan mediasi menyusul memanasnya sengketa lahan sawit yang melibatkan warga dan petani di Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Selasa (14/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk meredam ketegangan dan mencegah terjadinya bentrokan di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan terjadi di Pekon Siring Lilin pada Selasa sore. Dua kelompok yang berselisih sempat terlibat adu mulut terkait aktivitas pengelolaan lahan sawit. Namun, bentrokan fisik berhasil dihindari setelah tokoh masyarakat bersama aparat keamanan melakukan pendekatan persuasif.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan puluhan orang berkumpul di lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat situasi yang sempat memanas hingga memunculkan kekhawatiran masyarakat akan terjadinya bentrokan.

Warga Kecamatan Ngambur, Dedek, mengatakan perselisihan dipicu sengketa lahan yang telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, masing-masing pihak mengklaim memiliki hak atas lahan perkebunan sawit yang menjadi objek sengketa.

“Memang sering terjadi konflik di situ, saling klaim lahan sawit sejak lama. Tanah sawitnya juga ada yang tumpang tindih sertifikat,” ujarnya.

Pasiter Kodim 0422/Lampung Barat, Kapten Inf. Wisnu Joko Hadiyanto, membenarkan bahwa personel TNI telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu menjaga situasi tetap kondusif.

“Anggota Intel dan Babinsa sudah berada di lokasi,” kata Wisnu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sengketa tersebut berkaitan dengan aktivitas perkebunan kelapa sawit yang terhubung dengan PT Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU), perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pesisir Barat. Perusahaan tersebut diketahui mengelola areal perkebunan sawit yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi objek perselisihan antara sejumlah pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, proses mediasi masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi dari pihak PT KCMU maupun kepolisian terkait penyebab pasti insiden, status kepemilikan lahan yang disengketakan, maupun hasil mediasi yang sedang dilakukan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *