BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) — Selain menggelar pasar murah, Pemkot Bandar Lampung berencana menyubsidi sejumlah bahan pokok untuk menekan harga jual kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Erwin mengatakan pemerintah akan menyesuaikan besaran subsidi dengan jenis komoditas yang tersedia.
Pemkot mempertimbangkan subsidi untuk telur, beras, dan minyak goreng dalam program pasar murah tersebut.
Erwin menyebut subsidi telur sebesar Rp5.000 per kilogram sebagai salah satu opsi yang masih dibahas.
“Pemerintah kota akan memberikan subsidi. Nanti kita lihat, misalnya telur disubsidi berapa, apakah Rp5.000 per kilogram. Beras juga kita subsidi, termasuk minyak,” ujarnya, Senin 26 Oktober 2026.
Pemkot Bandar Lampung berharap pasar murah dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan harga pangan menjelang Nataru.
Dinas Perdagangan bersama instansi terkait masih membahas jadwal, lokasi, dan besaran subsidi setiap komoditas. (DC)






