BANDAR LAMPUNG

Wagub Lampung Dorong Penguatan SDM, Ekonomi, dan Infrastruktur untuk Masa Depan Bandar Lampung

0
×

Wagub Lampung Dorong Penguatan SDM, Ekonomi, dan Infrastruktur untuk Masa Depan Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM), struktur ekonomi, serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Kota Bandar Lampung tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan Jihan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandar Lampung Tahun 2027 di Gedung Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (16/3/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menurut Jihan, Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan yang dirancang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Perencanaan pembangunan tidak boleh hanya bersifat administratif. Harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan Kota Bandar Lampung secara berkelanjutan,” ujar Jihan.

SDM Jadi Fondasi Pembangunan

Jihan menegaskan peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah perlu memastikan akses pendidikan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang merata, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting mengingat Bandar Lampung merupakan pusat pendidikan, perdagangan, dan jasa di Provinsi Lampung.

“Bandar Lampung memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi penggerak ekonomi regional,” katanya.

Perkuat Ekonomi dan Hilirisasi Produk

Selain SDM, Jihan juga menekankan pentingnya penguatan struktur perekonomian daerah. Sektor perdagangan dan jasa didorong menjadi penggerak utama ekonomi perkotaan yang didukung oleh industri pengolahan berbasis komoditas unggulan Lampung.

Penguatan ekonomi juga dilakukan melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, sektor pariwisata, serta digitalisasi ekonomi.

“Strategi ini juga diperkuat dengan peningkatan konektivitas logistik, hilirisasi produk lokal, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.

Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan

Di sektor infrastruktur, Wagub Jihan menekankan pentingnya pembangunan yang terintegrasi untuk mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan Rp4,19 miliar untuk penanganan empat ruas jalan lingkungan di Kota Bandar Lampung serta Rp60,62 miliar untuk perbaikan lima ruas jalan provinsi di wilayah kota tersebut.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat menekan biaya distribusi barang, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Soroti Masalah Banjir

Dalam kesempatan itu, Jihan juga menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Bandar Lampung. Ia menilai penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

“Penanganan banjir tidak cukup hanya membangun drainase, tetapi juga melalui penataan ruang, pembangunan infrastruktur yang tepat, serta pengelolaan sumber daya air secara terpadu,” ujarnya.

Peran Strategis Bandar Lampung

Jihan menjelaskan bahwa Bandar Lampung memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. Kota dengan lebih dari 1,2 juta penduduk ini memiliki PDRB hampir Rp86 triliun dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,31 persen.

Kontribusi ekonomi Bandar Lampung terhadap PDRB Provinsi Lampung mencapai 16,28 persen dari total Rp528,3 triliun pada 2025.

Struktur ekonomi kota ini didominasi oleh industri pengolahan (19,85 persen), transportasi dan pergudangan (18,42 persen), serta perdagangan besar dan eceran (14,64 persen).

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bandar Lampung tercatat 81,26, yang menunjukkan kualitas pembangunan manusia di kota ini relatif baik.

Arah Pembangunan Lampung

Jihan menegaskan arah pembangunan daerah harus selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Pada tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan pembangunan pada sejumlah prioritas strategis, seperti penguatan ekonomi inklusif, penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penurunan stunting, ketahanan bencana, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

“Mari kita pastikan perencanaan pembangunan yang kita susun hari ini menjadi pijakan kuat untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *