BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id — PT Hakaaston (HKA), anak usaha PT Hutama Karya (Persero) yang tergabung dalam HK Group, terus mendorong pemanfaatan Aspal Buton (Asbuton) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur nasional. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap aspal impor.
Pemanfaatan Asbuton dinilai menjadi strategi penting di tengah dinamika global yang mempengaruhi pasokan dan harga material konstruksi. Karena itu, HKA menggandeng berbagai pelaku industri aspal dalam negeri guna memperkuat penggunaan material lokal, khususnya full extracted natural asphalt, yang dinilai mampu memenuhi standar kebutuhan konstruksi jalan.
Plt Direktur Utama PT Hakaaston, M. Rozi Rinjayadi, mengatakan pengembangan dan pemanfaatan Asbuton memerlukan dukungan bersama dari seluruh pihak, baik pemerintah, industri, maupun praktisi infrastruktur.
“Penguatan Asbuton tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas ekosistem, regulator, industri, dan praktisi untuk memastikan material ini dapat dimanfaatkan secara luas dan terukur dalam pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Rozi, Kamis (14/5/2026).
Sebagai bagian dari HK Group yang bergerak di sektor pengelolaan infrastruktur secara menyeluruh, HKA berupaya mengintegrasikan penggunaan material dalam negeri dengan pengelolaan aset jalan jangka panjang.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan transformasi perusahaan melalui program HKA 2.0 menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM), yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas, keandalan, dan nilai aset infrastruktur.
Selain mendukung ketahanan infrastruktur nasional, penggunaan Asbuton diharapkan dapat memberikan efisiensi biaya dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri.
Melalui langkah ini, HKA bersama HK Group menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penggunaan material lokal sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (Red)







