BANDAR LAMPUNG

DLH Bandar Lampung Kerahkan 50 Petugas Bersihkan Sampah Nobar yang Viral

2
×

DLH Bandar Lampung Kerahkan 50 Petugas Bersihkan Sampah Nobar yang Viral

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengerahkan sekitar 50 petugas kebersihan untuk membersihkan sampah usai kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia dalam rangkaian Bandar Lampung Expo. Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya video kondisi sampah di lokasi acara yang viral di media sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, mengatakan proses pembersihan sebenarnya telah disiapkan jauh sebelum kegiatan berlangsung. DLH bahkan menerapkan sistem kerja tiga shift agar penanganan sampah dapat dilakukan segera setelah acara selesai.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Petugas kami sudah disiapkan sejak rangkaian Karnaval Mobil Hias pada Minggu siang. Shift pertama bertugas hingga pukul 17.00 WIB, dilanjutkan shift kedua sampai dimulainya nobar pukul 23.00 WIB, dan shift ketiga bekerja sejak pukul 23.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” kata Budi, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 50 personel yang diterjunkan terdiri atas Satgas Kali, petugas DLH, serta juru sapu dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), di antaranya UPT Enggal, UPT TBU, UPT TBS, UPT TKT, dan UPT lainnya.

Menurut Budi, video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi lokasi saat ribuan pengunjung baru mulai meninggalkan area nobar. Pada waktu yang sama, petugas kebersihan telah bergerak menuju titik-titik penumpukan sampah untuk memulai proses pembersihan.

“Ketika masyarakat bergerak meninggalkan lokasi, petugas kami juga langsung bergerak membersihkan. Dokumentasi yang kami miliki menunjukkan petugas sudah bekerja sejak dini hari saat kondisi masih gelap,” ujarnya.

DLH juga menyiapkan sarana pendukung berupa tempat sampah di sejumlah titik serta armada pengangkut yang terdiri atas dua unit dump truck dan dua unit mobil pick-up. Armada tersebut disiagakan di lokasi strategis untuk mempercepat proses pengangkutan sampah.

Budi menambahkan, akses jalan di kawasan Tugu Adipura mulai kembali dibuka sekitar pukul 06.30 WIB setelah seluruh proses pembersihan selesai dilakukan.

Meski demikian, DLH mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya saat menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung.

“Petugas kebersihan memang memiliki tugas membersihkan lokasi kegiatan. Namun akan lebih baik apabila masyarakat juga ikut bertanggung jawab membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu proses pembersihan lebih cepat dan lingkungan tetap bersih,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *