BANDAR LAMPUNGBERITADAERAH

Bandara Radin Inten II Tutup, 25 Penerbangan Batal

5
×

Bandara Radin Inten II Tutup, 25 Penerbangan Batal

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) – Bandara Radin Inten II memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan hingga Minggu (6/9/2026) pukul 23.59 WIB.

Manajemen bandara mengambil langkah tersebut untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan kru pesawat.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Potensi sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pertimbangan utama penghentian operasional penerbangan.

Ketentuan tersebut tercantum dalam NOTAM B1133/26 NOTAMR B1126/26.

Dampaknya, sebanyak 25 penerbangan dari dan menuju Bandara Radin Inten II mengalami pembatalan.

Penerbangan terdampak mencakup rute Lampung-Jakarta, Jakarta-Lampung, hingga Lampung-Kuala Lumpur.

Maskapai yang terdampak meliputi Garuda Indonesia, Citilink, Indonesia AirAsia, Lion Air, TransNusa, dan Batik Air.

Garuda Indonesia membatalkan penerbangan GA073, GA075, dan GA072 pada rute Lampung-Jakarta serta Jakarta-Lampung.

Citilink membatalkan penerbangan QG904, QG905, QG992, dan QG993 pada rute Jakarta-Lampung dan sebaliknya.

Indonesia AirAsia membatalkan penerbangan QZ178, QZ179, QZ176, dan QZ177 pada rute Lampung-Jakarta dan sebaliknya.

Lion Air membatalkan penerbangan JT241, JT172, JT173, JT175, JT176, dan JT242 pada rute Jakarta-Lampung dan sebaliknya.

TransNusa membatalkan penerbangan 8B5203, 8B661, 8B662, 8B5204, 8B5205, dan 8B5206.

Penerbangan TransNusa tersebut melayani rute Jakarta-Lampung, Lampung-Jakarta, serta Lampung-Kuala Lumpur.

Batik Air juga membatalkan penerbangan ID6710 dan ID6711 pada rute Jakarta-Lampung serta Lampung-Jakarta.

General Manager Bandara Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti mengatakan manajemen terus berkoordinasi dengan maskapai.

Manajemen juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

“Kami rutin memperbarui informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau,” kata Kiki.

Calon penumpang diminta memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai sebelum menuju bandara.

Manajemen InJourney Airports Radin Inten II juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara.

Langkah tersebut bertujuan menjaga pelayanan kepada pengguna jasa selama kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung.

Manajemen berharap kondisi erupsi segera teratasi sehingga operasional penerbangan dapat kembali berjalan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *