BANDAR LAMPUNGBERITAEKONOMI

Harga Beras Premium Bandar Lampung Tembus Rp160 Ribu, Pemkot Gencarkan Penetrasi Pasar

3
×

Harga Beras Premium Bandar Lampung Tembus Rp160 Ribu, Pemkot Gencarkan Penetrasi Pasar

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) – Harga beras premium di sejumlah pasar Bandar Lampung mencapai Rp160 ribu per 10 kilogram.

Harga tersebut melampaui HET beras premium Lampung sebesar Rp149 ribu per kemasan 10 kilogram.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Satgas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Wilayah Lampung menemukan harga tersebut dalam pemantauan Senin (5/10/2026).

Dinas Perdagangan Bandar Lampung merespons kenaikan tersebut dengan menggencarkan penetrasi pasar tiga kali setiap pekan.

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung Erwin mengatakan kenaikan terutama terjadi pada beras premium.

“Kalau beras yang agak naik sekarang ini beras premium. Kalau beras medium masih wajar,” kata Erwin, Selasa (6/10/2026).

Menurut Erwin, kenaikan harga premium juga terjadi di sejumlah kota besar karena pasokan mengalami sedikit kelangkaan.

Meski harga naik, Erwin memastikan stok beras di Bandar Lampung masih aman dan terkendali.

“Untuk stok di Bandar Lampung insya Allah aman dan terkendali,” ujarnya.

Erwin menilai kenaikan harga beras premium saat ini belum terlalu besar meski sudah melewati HET.

Pemkot Bandar Lampung menjalankan penetrasi pasar untuk menekan dampak kenaikan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Iya, kita selalu ada penetrasi pasar. Setiap minggu ada tiga kali dan kita jalankan terus,” kata Erwin.

Pemkot menjalankan penetrasi pasar bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Perum Bulog.

Program tersebut menyediakan beras SPHP, gula, dan Minyak Kita dengan harga sesuai HET.

Petugas telah menyasar Pasar Panjang, Pasar Tamin, Pasar Cimeng, Pasar Tugu, Pasar Koga, dan Pasar Way Halim.

Petugas juga mendata pembeli sekaligus memantau ketersediaan barang selama pelaksanaan penetrasi pasar.

Petugas kembali mengisi pasokan ketika stok pada stan mulai menipis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hasil pemantauan satgas pada Senin menunjukkan harga beras premium berkisar Rp158 ribu hingga Rp160 ribu per 10 kilogram.

Analis Ketahanan Pangan Bapanas Akber Maulad menyebut harga gabah dan ongkos kirim turut memicu kenaikan.

“Penyebabnya karena kenaikan harga gabah, kemudian sempat kenaikan harga ongkos kirim dari perusahaan,” kata Akber.

Akber mengatakan kedua faktor tersebut membuat harga beras premium sedikit melampaui HET.

Erwin menambahkan cuaca kurang mendukung dan kendala transportasi turut memengaruhi produksi serta distribusi bahan pokok.

Meski demikian, Erwin memastikan pasokan bahan pokok, khususnya beras, tetap tersedia di Bandar Lampung.

Pemkot berharap penetrasi pasar tiga kali sepekan mampu menjaga harga pangan dan daya beli masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *