BANDAR LAMPUNGBERITADAERAHPENDIDIKAN

43.818 Anak Lampung Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

1
×

43.818 Anak Lampung Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) — Sebanyak 43.818 anak PAUD dan TK di Lampung mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, Kamis (20/8/2026).

Peserta mengikuti kegiatan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung, Nisdaryati, mengatakan kegiatan tersebut mengenalkan cinta tanah air sejak usia dini.

“Kita menanamkan rasa cinta tanah air dan pola patriotisme anak-anak sejak dini,” kata Nisdaryati.

Menurut Nisdaryati, kegiatan juga mendorong anak menjaga kesehatan, aktif bergerak, dan membangun kepercayaan diri.

IGTKI-PGRI Lampung mengarahkan kegiatan tersebut untuk mendukung pembentukan generasi emas Indonesia 2045.

Nisdaryati menyebut 43.818 anak dari satuan PAUD dan TK mengikuti senam secara serentak.

Selain aktivitas fisik, kegiatan tersebut turut menyoroti persoalan pola makan anak yang kerap menghadapi tantangan.

IGTKI-PGRI Lampung menggandeng Kalbe Consumer Health melalui Saka Tonic ABC dalam kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama.

Kampanye tersebut mengajak orang tua menghadapi kebiasaan anak yang sulit makan dengan pendekatan lebih menyenangkan.

Nisdaryati mengatakan orang tua perlu mencari cara tepat agar anak memperoleh makanan bergizi.

“Yang sulit itu anak-anak makannya. Jadi memang ada cara atau trik agar anak bisa makan sehat,” ujarnya.

Ia menilai kebiasaan makan turut menentukan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak selama masa pertumbuhan.

Head of Vitamin Category Kalbe Consumer Health, Revi Octaria, mengatakan kampanye tersebut menyasar persoalan makan yang sering orang tua hadapi.

“Di usia pertumbuhan, kadang-kadang ibu-ibu mengalami anaknya sulit makan,” kata Revi.

Revi menjelaskan Saka Tonic ABC Kurkuma Madu mengandung kurkuma, madu, serta vitamin A, B, dan C.

Produk tersebut menggunakan bentuk tablet hisap sebagai alternatif bagi orang tua dalam memberikan vitamin.

Menurut Revi, bentuk tablet hisap menawarkan penggunaan lebih praktis dibandingkan sediaan cair.

“Ketika diberikan dalam bentuk sirup, kadang-kadang tumpah dan kotor,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya memilih bentuk tablet hisap untuk memberikan pilihan kepada orang tua.

Rangkaian kegiatan tersebut menggabungkan aktivitas fisik dengan edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi anak.

Senam Anak Indonesia Hebat mengajak anak aktif bergerak sekaligus mengenalkan nilai cinta tanah air.

Sementara kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama mendorong orang tua membangun kebiasaan makan anak secara lebih menyenangkan. (DC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *