BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) – Pemkot Bandar Lampung menyediakan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan mulai 28 September hingga 26 Oktober 2026.
Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung menyiapkan lima titik layanan vaksinasi dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2026.
Setiap titik menyediakan 300 dosis vaksin rabies dengan total kuota mencapai 1.500 dosis.
Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung Dedeh Ernawati Fauzie mengajak warga memanfaatkan layanan vaksinasi gratis tersebut.
Dedeh mengatakan vaksinasi membantu meningkatkan kekebalan hewan dan menekan risiko penularan rabies kepada manusia.
“Rabies tergolong penyakit zoonosis yang cukup berbahaya karena disebabkan virus,” ujar Dedeh.
Virus rabies dapat menular dari hewan kepada manusia melalui gigitan maupun cakaran.
Dedeh meminta pemilik hewan lebih aktif memperhatikan kesehatan dan kondisi hewan peliharaan.
Jadwal Vaksinasi Rabies
Distan Bandar Lampung menyiapkan lima jadwal vaksinasi rabies gratis di sejumlah lokasi.
Layanan pertama berlangsung pada 28 September 2026 di Puskeswan Bandar Lampung.
Petugas kemudian membuka layanan pada 4 Oktober 2026 di Taman UMKM Bung Karno.
Layanan berikutnya berlangsung pada 11 Oktober 2026 di Gereja St. Maria Immaculata, Way Kandis.
Distan kembali membuka layanan pada 20 Oktober 2026 di Puskeswan Bandar Lampung.
Layanan terakhir berlangsung pada 26 Oktober 2026 di Puskeswan Bandar Lampung.
Syarat Vaksinasi Rabies Gratis
Warga harus membawa KTP Bandar Lampung untuk mengikuti layanan vaksinasi rabies gratis.
Hewan peliharaan juga harus dalam kondisi sehat saat mengikuti vaksinasi.
Distan tidak melayani hewan yang sedang bunting dalam program vaksinasi tersebut.
Selain itu, usia hewan minimal tiga bulan untuk mendapatkan vaksin rabies.
Warga wajib mendaftar secara online sebelum datang untuk mencegah penumpukan antrean.
Pendaftaran berlangsung melalui WhatsApp panitia di nomor 0852-9023-5554 atau 0897-8989-446.
Dedeh berharap warga memanfaatkan layanan tersebut untuk membantu mewujudkan Bandar Lampung bebas rabies.
“Bersama Kita Wujudkan, Bandar Lampung Bebas Rabies,” pungkas Dedeh. (DC)






