LAMPUNG TIMUR, veritasnews.id — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Timur menjalin kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Timur dalam upaya memperkuat pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah setempat.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan promosi dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha lokal melalui publikasi media siber yang tergabung dalam SMSI Lampung Timur. Sinergi antara pemerintah daerah dan media dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Ketua SMSI Lampung Timur, Eko Wahyuntoro, mengatakan media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi IKM dan UMKM agar lebih dikenal masyarakat luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami siap menjadi penghubung informasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat. Publikasi yang luas dan kredibel dapat membantu produk IKM dan UMKM lebih dikenal serta memiliki daya saing,” ujar Eko.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Timur, Verzanita Hasan, ST., MT., melalui Kepala Bidang Industri, Tuti Mutia, S.IP., M.M., mengapresiasi dukungan SMSI dalam membantu publikasi program pembinaan pelaku usaha lokal.
“Dukungan media sangat membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara lebih cepat dan efektif. Ini menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah,” kata Tuti, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi lintas sektor yang turut memberikan pelayanan dan pendampingan kepada pelaku IKM dan UMKM di Sukadana.
Beberapa layanan yang diberikan di antaranya pendampingan pembuatan sertifikat halal oleh Dinas Kesehatan dan Disperindag, penerbitan dokumen administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemeriksaan kesehatan oleh RSUD Sukadana, hingga penyuluhan bahaya narkoba oleh BNNK.
Selain itu, perbankan juga turut mendukung kegiatan tersebut, di antaranya Bank Syariah Indonesia melalui program pinjaman Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga ringan sebesar 4 persen, serta Bank Lampung melalui layanan pembuatan QRIS bagi pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran Pasar Ragam Jejamo yang digagas para penggerak IKM dan UMKM Sukadana. Pasar tersebut direncanakan berlangsung rutin setiap dua pekan sebagai wadah promosi produk lokal masyarakat.
“Pasar Ragam Jejamo ini diharapkan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Tuti.
Dinas Pendidikan juga turut mendukung kegiatan dengan menghadirkan sekitar 500 anak TK dan PAUD se-Kecamatan Sukadana untuk mengikuti lomba mewarnai.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap pembinaan terhadap pelaku IKM dan UMKM dapat terus berlanjut melalui pelatihan, pendampingan usaha, hingga penguatan pemasaran digital sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal Lampung Timur. (Red)







