LAMPUNG TIMUR, VeritasNews.ID – Penyaluran Biosolar di SPBU 24.341.105 Metro Kibang, Lampung Timur, menjadi salah satu fokus dalam inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Pertamina bersama aparat kepolisian.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM, khususnya BBM subsidi, berjalan sesuai ketentuan. Pemeriksaan dilakukan setelah adanya informasi mengenai antrean kendaraan yang dikeluhkan masyarakat di sekitar SPBU.
SBM Lampung II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Hizkia Reiner, hadir dalam pemeriksaan tersebut bersama IPTU Meidy Hariyanto, Kanit Tipidter Polres Lampung Timur. Kegiatan turut didampingi perwakilan Hiswana Migas DPC Lampung.
Tim tidak hanya mengecek stok BBM, tetapi juga memeriksa proses pengisian Biosolar. Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian QR Code dengan nomor polisi kendaraan yang melakukan transaksi.
Pengecekan tersebut penting untuk memastikan kendaraan yang mendapatkan Biosolar tercatat sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Hizkia Reiner turut memastikan kondisi stok BBM menjadi bagian dari pemeriksaan lapangan. Saat sidak berlangsung, stok Pertalite, Biosolar, dan Pertamax terpantau aman serta mencukupi.
Sementara itu, kondisi antrean Biosolar juga turut dikonfirmasi kepada konsumen. Salah satu konsumen menyampaikan bahwa waktu tunggu sekitar 30 menit dan dinilai tidak terlalu lama.
Untuk Pertalite, situasi antrean terpantau lebih lengang. Antrean kendaraan tidak sampai keluar dari area SPBU. Bahkan, antrean sepeda motor terlihat cukup sepi.
Dengan pemeriksaan tersebut, kondisi stok dan mekanisme penyaluran BBM di SPBU Metro Kibang dapat dipantau secara langsung oleh Pertamina dan aparat terkait. (NdH)






