BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id – Sebanyak 217 perusahaan media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung sepakat memperkuat sinergi dan dukungan antaranggota dalam penyebaran informasi serta menyikapi berbagai isu strategis di daerah.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SMSI Provinsi Lampung yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Sekretariat SMSI Lampung, Jalan Tirtayasa No.12, Sukabumi Indah, Kota Bandar Lampung.
Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, mengatakan kolaborasi antarmedia diperlukan untuk memperkuat peran perusahaan pers siber di tengah dinamika perkembangan informasi digital di daerah.
Menurutnya, seluruh pengurus SMSI kabupaten/kota di Lampung diharapkan dapat saling mendukung dalam publikasi kegiatan organisasi maupun isu-isu daerah yang menjadi perhatian publik.
“Seluruh perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Lampung diharapkan dapat saling mendukung dalam penyebaran informasi dan kegiatan organisasi di daerah masing-masing,” ujar Donny.
Ia menilai penguatan jaringan antarmedia menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pers digital yang solid, profesional, dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan publik.
Dukungan terhadap langkah tersebut juga disampaikan Ketua SMSI Tulang Bawang, Abdul Rohman. Ia mengapresiasi inisiatif penguatan sinergi yang dibangun SMSI Lampung sebagai bentuk kekompakan organisasi di tingkat daerah.
“Ini menjadi langkah positif dalam memperkuat koordinasi dan solidaritas antarperusahaan media yang tergabung di SMSI,” katanya.
Abdul Rohman menambahkan, SMSI merupakan salah satu organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia yang memiliki jaringan luas hingga tingkat daerah. Organisasi tersebut juga terus mendorong penguatan ekosistem pers digital yang sehat melalui edukasi, kolaborasi, dan peningkatan profesionalisme perusahaan media.
Rakerda SMSI Lampung sendiri menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah kebijakan dalam menghadapi tantangan industri media siber yang terus berkembang di era digital. (Red)







