BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id — Sebanyak 1.159 jamaah calon haji asal Kota Bandar Lampung siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M. Dari jumlah tersebut, jamaah didominasi oleh perempuan sebanyak 645 orang, sementara laki-laki berjumlah 514 orang. Data ini mencakup jamaah reguler, cadangan, serta mutasi dari daerah lain.
Menariknya, keberangkatan tahun ini diwarnai perbedaan usia yang cukup mencolok antara jamaah tertua dan termuda. Jamaah tertua tercatat atas nama Mat Busan yang lahir pada 6 Juli 1934, dengan usia mencapai 92 tahun. Sementara itu, jamaah termuda adalah Andika Kurniawan Iskandar, berusia 17 tahun, yang lahir pada 13 Februari 2009.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, menyampaikan bahwa seluruh jamaah telah dipersiapkan untuk keberangkatan sesuai jadwal kloter masing-masing. Para jamaah akan diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) melalui embarkasi Jakarta (JKG).
Adapun rincian jadwal keberangkatan jamaah haji Kota Bandar Lampung adalah sebagai berikut:
1. Kloter JKG-7 sebanyak 439 jamaah, berangkat pada 26 April 2026.
2. Kloter JKG-12 sebanyak 439 jamaah, berangkat pada 2 Mei 2026.
3. Kloter JKG-16 sebanyak 216 jamaah (gabungan dengan Kabupaten Tulang Bawang), berangkat pada 5 Mei 2026.
4. Kloter JKG-17 sebanyak 28 jamaah (gabungan dengan Kabupaten Lampung Selatan), berangkat pada 6 Mei 2026.
5. Kloter JKG-31 sebanyak 32 jamaah (gabungan beberapa daerah), berangkat pada 18 Mei 2026.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dalam kegiatan pemberian tali asih dan bantuan dana yang berlangsung di Masjid Al-Furqon, Rabu (22/4/2026), menyampaikan doa dan harapannya kepada seluruh jamaah.
“Semoga bapak ibu berangkat dan pulang dengan sehat serta menjadi haji yang mabrur. Semoga selama perjalanan diberikan kelancaran,” ujar Eva.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah kota merupakan bentuk perhatian, namun yang terpenting adalah doa dari para jamaah untuk keberkahan Kota Bandar Lampung. Eva turut mengingatkan para pendamping haji agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah.
Selain itu, ia menyampaikan rencana peningkatan bantuan dana bagi jamaah haji pada tahun mendatang menjadi Rp2 juta per orang, dengan harapan pendapatan asli daerah (PAD) terus meningkat.
Tak lupa, Eva Dwiana mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. “Jangan lupa makan dan jaga kondisi kesehatan, karena ibadah akan berjalan lancar jika kita dalam keadaan sehat,” pesannya.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan dari pemerintah daerah, para jamaah haji Bandar Lampung diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Red).







