BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id – PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar Operasi Simpatik Mengantuk (Microsleep) di Rest Area KM 87 B Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Kamis (21/5/2026) dini hari.
Kegiatan yang berlangsung pukul 01.00 hingga 04.00 WIB itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan pengemudi, terutama pada jam-jam rawan microsleep saat perjalanan jarak jauh.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kondisi fisik pengemudi melalui self-assessment serta pengecekan kendaraan pengguna jalan yang melintas maupun yang beristirahat di Rest Area KM 87 B.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pengemudi tetap dalam kondisi prima dan kendaraan layak digunakan sebelum melanjutkan perjalanan.
Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama pengelola jalan tol, terutama pada waktu dini hari yang rawan memicu rasa kantuk saat berkendara.
“Melalui kegiatan Operasi Microsleep ini, kami ingin mengingatkan para pengemudi agar selalu memperhatikan kondisi fisik selama perjalanan. Jika merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri dan manfaatkan rest area untuk beristirahat,” ujar I Wayan Mandia, Jumat (22/5/2026).
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya microsleep, yakni kondisi tertidur sesaat secara tidak sadar akibat kelelahan saat mengemudi. Pengguna jalan diimbau segera berhenti dan beristirahat apabila mulai merasakan kantuk demi menghindari risiko kecelakaan.
Salah seorang pengguna jalan, Ridho, yang sedang melakukan perjalanan dari Palembang menuju Pulau Jawa, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Ini bagus, jadi kami pengguna jalan diingatkan oleh petugas tol dan polisi agar beristirahat kalau lelah atau mengantuk,” kata Ridho.
Operasi Microsleep tersebut melibatkan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung Induk II serta personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Korem Garuda Hitam.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna jalan, petugas juga membagikan extra fooding dan merchandise berupa kopi, minyak angin, tolak angin, serta makanan ringan kepada para pengemudi.
Tak hanya itu, petugas turut memasang scotlight atau stiker reflektif pada bagian belakang kendaraan truk dan pick up yang belum dilengkapi perangkat reflektif. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan visibilitas kendaraan pada malam hari dan mengurangi risiko kecelakaan, khususnya kendaraan angkutan barang.
Melalui kegiatan ini, pengelola Tol Bakter berharap kesadaran pengemudi untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan semakin meningkat sehingga potensi kecelakaan akibat kelelahan dapat diminimalisir. (Red)






