BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) – Pemkot Bandar Lampung menggandeng kepolisian untuk mengedukasi pelajar dan anak muda tentang bahaya liquid vape yang diduga mengandung narkotika.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan sosialisasi ke sejumlah sekolah mulai Rabu (21/10/2026).
“Bunda Eva nanti bersama pihak kepolisian akan mensosialisasikan liquid vape ini supaya tidak menyebar ke Bandar Lampung,” kata Eva, Senin (19/10/2026).
Eva menilai, edukasi kepada pelajar penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap produk vape yang berpotensi mengandung zat berbahaya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menilai keamanan liquid vape hanya dari aromanya yang menyerupai buah-buahan atau bunga.
“Kita enggak tahu apakah ada kandungan ini atau tidak. Karena wanginya buah, wangi bunga, kita tidak tahu kadar di dalamnya,” ujarnya.
Menurut Eva, aroma harum tidak menjamin liquid vape bebas dari zat berbahaya. Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat sebelum menggunakan produk tersebut.
Pemkot Bandar Lampung berharap sosialisasi bersama kepolisian dapat mencegah penyalahgunaan liquid vape, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda.
Melalui langkah ini, pemerintah kota juga mendorong masyarakat untuk mengenali risiko penggunaan vape dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan peredaran liquid vape mengandung narkotika. (DC)






