BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id (SMSI) – Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah meminta anggaran Dinas Sosial 2027 tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Berdasarkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), total belanja Dinas Sosial mencapai sekitar Rp28,006 miliar.
Anggaran tersebut mencakup belanja barang dan jasa Rp15,552 miliar, hibah Rp8,443 miliar, pegawai Rp3,631 miliar, serta bantuan sosial Rp380 juta.
Asroni meminta Dinas Sosial menjelaskan peruntukan anggaran, penerima manfaat, indikator kinerja, dan mekanisme pertanggungjawaban setiap program.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi penggunaan dana hibah dan bantuan sosial, termasuk kejelasan kriteria penerima serta mekanisme penyaluran.
“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru tidak terjangkau. Data penerima harus dapat diverifikasi, mekanisme penyaluran harus jelas, dan pelaksanaan program harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata Asroni.
Menurutnya, Dinas Sosial perlu memperbarui data penerima secara berkala untuk mencegah salah sasaran dan tumpang tindih bantuan.
Komisi IV juga meminta indikator kinerja yang terukur serta evaluasi program tahun sebelumnya sebagai bahan pembahasan anggaran 2027.
“Ukuran keberhasilan program sosial bukan semata-mata berapa besar anggaran yang terserap, tetapi sejauh mana program tersebut membantu masyarakat,” tegasnya. (DC)






