​BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung turut memeriahkan gelaran Bandar Lampung Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung ke-344.
Dalam pameran tahunan ini, dinas menghadirkan berbagai terobosan pelayanan, terutama fokus pada digitalisasi perpustakaan guna mempermudah akses membaca bagi masyarakat.
​Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung, Hidayat Ismet, menyatakan bahwa keunggulan utama yang dibawa ke stan tahun ini adalah pengenalan aplikasi perpustakaan elektronik yang bernama “Buka Buku”.
​”Pertama, kita digitalisasi perpustakaan. Artinya kita mempunyai aplikasi Buka Buku, yang mana dari mana pun bisa mengakses buku yang ada di perpustakaan kita, perpustakaan elektronik,” ujar Hidayat Ismet saat memberikan keterangan di area stan pameran, Jumat (17/7/2026).
​Melalui inovasi ini, warga Bandar Lampung tidak perlu lagi datang langsung ke gedung perpustakaan hanya untuk meminjam buku. Seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga membaca, kini bisa diakses langsung melalui genggaman tangan.
​”Aplikasi Buka Buku itu bisa diakses melalui Android kita, handphone kita. Nanti ada tata cara prosedurnya situ untuk pinjam buku, secara gratis tidak dipungut biaya apa pun,” jelasnya.
​Untuk menikmati layanan ini, masyarakat cukup mendaftarkan diri secara online untuk menjadi anggota. Hidayat menegaskan bahwa layanan ini terbuka luas bagi seluruh warga. “Asal dia masyarakat Kota Bandar Lampung, atau penduduk luar boleh, dia mengikuti di aplikasi itu untuk mendaftar jadi anggota,” tambahnya.
​Bagi pengunjung Bandar Lampung Expo 2026 yang ingin berinteraksi langsung atau membutuhkan kartu fisik, pihak dinas juga menyediakan layanan pembuatan kartu anggota secara instan di lokasi pameran.
​”Kita sediakan, mungkin besok malam kita sudah bisa bikin kartu anggota. Tentunya dalam meminjam itu harus punya kartu anggota ya, karena ini kan aset milik pemerintah, harus dipertanggungjawabkan,” tutur Hidayat.
​Terkait masa peminjaman, aturan yang diterapkan cukup fleksibel dan bergantung pada kategori buku yang dipilih oleh pembaca. Rentang waktu peminjaman berkisar antara 3 hari, 1 minggu, hingga maksimal 10 hari sesuai pengelompokan yang tertera di aplikasi.
​Hidayat Ismet berharap, kehadiran stan dan aplikasi digital ini dapat terus mendongkrak indeks literasi di Kota Tapis Berseri. “Di samping itu juga kita selalu berusaha untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Bandar Lampung,” pungkasnya. (Red)






