BANDAR LAMPUNG, Veritasnews.id – Bandar Lampung Expo 2026 resmi dibuka sebagai ajang promosi investasi, pengembangan UMKM, sekaligus etalase capaian pembangunan Kota Bandar Lampung. Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung itu berlangsung pada 17–24 Juli 2026 dengan melibatkan 91 peserta, terdiri dari 41 stan instansi pemerintah dan 50 tenant pelaku usaha serta UMKM.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol. Tomsi Tohir mengatakan penyelenggaraan Bandar Lampung Expo diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapannya HUT ke-344 menjadi momentum semakin memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mendorong investasi, menekan angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Tomsi saat pembukaan Bandar Lampung Expo 2026, Jumat (17/7/2026) malam.
Menurut Tomsi, perkembangan ekonomi Kota Bandar Lampung dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif, termasuk meningkatnya aktivitas UMKM yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Karena itu, expo dinilai menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan Bandar Lampung Expo tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam rangka peringatan hari jadi kota, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada investor dan masyarakat luas.
Menurut Eva, pemerintah terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas, mulai dari pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis menggunakan KTP Kota Bandar Lampung, pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, hingga penguatan UMKM melalui program pinjaman modal tanpa bunga dan digitalisasi pemasaran produk lokal.
“Bandar Lampung Expo menjadi etalase pembangunan sekaligus ruang promosi bagi potensi investasi, produk unggulan daerah, serta kreativitas pelaku UMKM agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selama delapan hari penyelenggaraan, pengunjung dapat melihat berbagai layanan publik, inovasi pemerintah daerah, produk unggulan UMKM, hingga peluang investasi yang ditawarkan Kota Bandar Lampung.
Bandar Lampung Expo 2026 juga diharapkan menjadi sarana memperluas jejaring bisnis, meningkatkan transaksi ekonomi, serta memperkuat citra Kota Bandar Lampung sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.
Pembukaan expo dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendagri Komjen Pol. Tomsi Tohir, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, unsur Forkopimda, kepala daerah, serta tamu undangan lainnya. (Red)






