PESISIR BARAT, Veritasnews.id – Dugaan pernikahan siri yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Gusti Kadek Artawan (GKA), dengan seorang staf di lingkungan DPRD berinisial W terus menjadi perhatian publik. Setelah kabar tersebut mencuat beberapa waktu lalu, kini muncul informasi baru dari sejumlah sumber yang mengklaim keduanya diduga telah lama menjalin hubungan secara tertutup sebelum kabar pernikahan itu beredar.
Berdasarkan keterangan seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, GKA dan W disebut beberapa kali terlihat bersama, baik di lingkungan kantor maupun di luar aktivitas kedinasan. Namun, hubungan tersebut baru menjadi pembicaraan masyarakat setelah muncul kabar dugaan pernikahan siri yang disebut berlangsung sekitar satu bulan lalu.
“Kalau sampai mendadak menikah siri, pasti ada sebabnya. Tidak mungkin tidak saling kenal lalu tiba-tiba menikah,” ujar sumber tersebut, Selasa (7/7/2026).
Sumber yang sama juga mengungkapkan, sebelum kabar dugaan pernikahan siri itu mencuat, W disebut telah memiliki rencana menikah dengan seorang pria yang berasal dari luar daerah. Menurut informasi yang diterima media, pria tersebut bahkan telah berada di Kabupaten Pesisir Barat selama beberapa bulan untuk mempersiapkan rencana pernikahan.
Namun, menjelang hari pelaksanaan, rencana pernikahan tersebut dikabarkan batal. Penyebab pembatalan itu belum dapat dipastikan karena hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang bersangkutan.
Sumber tersebut mengklaim pembatalan itu diduga berkaitan dengan hadirnya orang ketiga. Ia juga menyebut dana yang sebelumnya telah diserahkan oleh calon mempelai pria kepada pihak keluarga telah dikembalikan.
“Uang yang sebelumnya sudah diberikan kepada pihak keluarga dikembalikan. Calon mempelai pria itu pulang dalam kondisi sangat kecewa karena pernikahan batal,” kata sumber.
Media ini belum dapat memverifikasi secara independen kebenaran informasi tersebut kepada pihak keluarga perempuan maupun kepada calon mempelai pria yang dimaksud.
Sumber tersebut juga mengaku, pada hari yang diduga menjadi pelaksanaan pernikahan siri, sejumlah warga terkejut karena mempelai pria yang hadir disebut berbeda dari yang sebelumnya mereka ketahui. Bahkan, menurut klaim sumber, ibu dari pihak perempuan sempat menangis hingga pingsan saat prosesi berlangsung. Informasi tersebut juga belum memperoleh konfirmasi dari pihak keluarga.
Menurut sumber, kabar ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan seorang pejabat publik yang masih aktif menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat.
“Kalau masyarakat biasa mungkin tidak akan menjadi perhatian sebesar ini. Tetapi karena yang bersangkutan adalah pejabat publik, wajar jika masyarakat mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar,” ujarnya.
Sebelumnya, istri sah Gusti Kadek Artawan mengaku telah mengetahui kabar yang beredar. Namun, ia memilih tidak memberikan tanggapan lebih jauh dan menyebut persoalan tersebut sebagai urusan pribadi keluarga.
“Saya sudah tahu. Biarkan saja mereka yang menyelesaikan urusan mereka karena itu ranah pribadi,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Gusti Kadek Artawan maupun W belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang berkembang di masyarakat. Media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak keluarga perempuan, calon mempelai pria yang disebut dalam keterangan narasumber, serta pimpinan DPRD Kabupaten Pesisir Barat.
Seluruh informasi mengenai dugaan hubungan pribadi maupun penyebab batalnya rencana pernikahan sebelumnya masih bersumber dari keterangan narasumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen. Media akan memperbarui pemberitaan apabila telah memperoleh klarifikasi dari seluruh pihak terkait, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)






