PESAWARAN

SMSI Dorong Kejelasan Kasus Anggaran Desa Durian

0
×

SMSI Dorong Kejelasan Kasus Anggaran Desa Durian

Sebarkan artikel ini

PESAWARAN, veritasnews.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran meminta adanya kejelasan terkait penanganan laporan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Desa Durian, Kecamatan Teluk Pandan, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran sejak Juli 2025.

Ketua SMSI Kabupaten Pesawaran, Eri Novrizal, mengatakan masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan laporan tersebut mengingat proses yang berjalan telah mendekati satu tahun.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menurut Eri, aparat penegak hukum memiliki kewenangan penuh dalam menangani perkara. Namun, informasi mengenai perkembangan penanganan laporan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menghindari munculnya berbagai spekulasi.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun masyarakat juga berhak memperoleh informasi mengenai tindak lanjut laporan yang telah mereka sampaikan,” kata Eri, Kamis (11/6/2026).

Laporan dugaan penyimpangan anggaran Desa Durian diketahui diterima Kejari Pesawaran pada 9 Juli 2025. Sejak laporan masuk, sejumlah tahapan pemeriksaan dan pemanggilan saksi telah dilakukan untuk mendalami materi laporan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, proses penanganan perkara masih berlangsung hingga pertengahan 2026. Aparat penegak hukum disebut masih melakukan pendalaman melalui pemeriksaan sejumlah pihak terkait.

Eri menilai keterbukaan informasi yang proporsional kepada masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi tanpa mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.

Ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut, baik terkait status perkara maupun hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

“Yang diharapkan masyarakat adalah kepastian hukum. Jika ditemukan unsur pelanggaran, tentu harus diproses sesuai aturan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur pidana, masyarakat juga perlu mendapatkan penjelasan yang jelas,” ujarnya.

Menurutnya, kejelasan penanganan laporan penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana laporan yang telah disampaikan mendapatkan tindak lanjut dari aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, proses penanganan laporan dugaan penyimpangan anggaran Desa Durian masih berlangsung di Kejari Pesawaran. Masyarakat pun menunggu perkembangan lebih lanjut terkait hasil pendalaman yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *