BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id – Pemberangkatan jamaah haji Provinsi Lampung melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Bandara Internasional Radin Inten II dijadwalkan berlangsung bertahap mulai 26 April hingga 17 Mei 2026. Sebanyak 5.838 jamaah akan diberangkatkan dalam 14 kelompok terbang (kloter) dari berbagai kabupaten/kota.
Kloter pertama diberangkatkan pada 26 April 2026 yang berasal dari Kota Bandar Lampung. Selanjutnya, jadwal keberangkatan jamaah haji Lampung adalah sebagai berikut:
26 April 2026: Kloter 7 (Kota Bandar Lampung).
27 April 2026: Kloter 8 (Kabupaten Lampung Tengah).
28 April 2026: Kloter 9 (Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah).
29 April 2026: Kloter 10 (Kabupaten Lampung Tengah).
30 April 2026: Kloter 11 (Kota Metro dan Kabupaten Lampung Timur).
1 Mei 2026: Kloter 12 (Kota Bandar Lampung).
2 Mei 2026: Kloter 14 (Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Barat).
3 Mei 2026: Kloter 15 (Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Timur).
4 Mei 2026: Kloter 16 (Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tulang Bawang).
5 Mei 2026: Kloter 17 (Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung).
6 Mei 2026: Kloter 18 (Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Mesuji, dan Lampung Tengah).
7 Mei 2026: Kloter 19 (Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat).
8 Mei 2026: Kloter 21 (Kabupaten Pringsewu).
17 Mei 2026: Kloter 31 (Lampung Timur, Pringsewu, Bandar Lampung, Pesawaran, Tanggamus, dan Tulang Bawang).
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan seluruh proses keberangkatan telah dipersiapkan agar berjalan lancar.
“Kami telah menyiapkan fasilitas, personel, serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran pemberangkatan jamaah haji tahun ini,” ujarnya.
Seluruh jamaah akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, pemberangkatan jamaah haji Lampung diharapkan berjalan tertib sesuai kloter dan daerah asal, serta memudahkan koordinasi selama operasional musim haji berlangsung. (Red)







