LAMPUNG SELATAN, veritasnews.id — Bandara Internasional Radin Inten II Lampung resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik dan arus balik Idulfitri.
Posko yang berlokasi di area selasar terminal tersebut mulai beroperasi 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dan menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan selama masa angkutan Lebaran.
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan pergerakan penumpang selama periode posko tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 5,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Selama periode angkutan Lebaran 2026 diprediksi akan ada sekitar 81.797 penumpang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Radin Inten II,” kata Kiki, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, peningkatan tersebut dipengaruhi kebijakan pemerintah yang menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret bagi pegawai di sektor pemerintahan maupun swasta, sehingga masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan perjalanan mudik.
Kiki menjelaskan, posko terpadu tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi antarinstansi untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan penerbangan berjalan optimal selama periode arus mudik Lebaran.
Sebagai bentuk kesiapan operasional, pihak bandara juga memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur, baik di sisi udara maupun sisi darat, dalam kondisi optimal.
Selain itu, sebanyak 231 personel gabungan dari berbagai instansi turut disiagakan untuk mendukung operasional bandara selama periode angkutan Lebaran.
Personel tersebut berasal dari internal PT Angkasa Pura Indonesia serta sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri, Basarnas, Airnav, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, serta maskapai penerbangan.
“Kami ingin memastikan seluruh pengguna jasa bandara dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode mudik Lebaran,” ujarnya.
Dengan dibukanya Posko Terpadu Angkutan Lebaran tersebut, seluruh pemangku kepentingan di Bandara Radin Inten II diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan aktivitas penerbangan selama masa libur Idulfitri. (Red).







