LAMPUNG TENGAH, Veritasnews.id (SMSI) — Pemerintah menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada 1.242.582 penerima di Provinsi Lampung.
Bapanas bersama Perum BULOG menyalurkan bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan secara simbolis di Lampung Tengah.
Andi Amran menyerahkan bantuan bersama Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani dan Direktur Operasi BULOG Andi Afdal.
Mereka menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima di Kantor Desa Mekar Jaya, Lampung Tengah, Rabu (26/8/2026).
Program tersebut menjalankan penugasan pemerintah kepada BULOG untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah kepada masyarakat.
Di Lampung, pemerintah mengalokasikan 37.277.460 kilogram beras untuk 1.242.582 penerima selama tiga bulan.
Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan selama periode Juli hingga September 2026.
Dengan skema tersebut, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras selama tiga bulan.
Lampung Tengah menerima alokasi 5.620.770 kilogram beras untuk 187.359 penerima bantuan pangan.
Khusus Kampung Mekar Jaya, pemerintah menyalurkan 17.430 kilogram beras kepada 581 penerima.
Andi Amran mengatakan pemerintah memberikan bantuan pangan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Presiden memberikan bantuan pangan kepada 33,4 juta orang di seluruh Indonesia,” kata Andi Amran.
Ia menyebut Lampung memiliki 1,2 juta penerima bantuan pangan dalam program tersebut.
“Hari ini kita mulai membagikan bantuan pangan tersebut. Salam hormat dari Presiden untuk masyarakat Lampung,” ujarnya.
Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani memastikan jajarannya mengawal penyaluran bantuan hingga penerima.
“BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah kepada masyarakat yang berhak,” kata Ahmad Rizal.
BULOG mengandalkan stok gudang, jaringan distribusi, dan kesiapan operasional untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Perusahaan juga memastikan penyaluran memenuhi prinsip tepat sasaran, jumlah, waktu, dan kualitas.
Program bantuan pangan juga membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas pasokan beras.
Bapanas dan BULOG menggandeng pemerintah daerah serta pemangku kepentingan untuk mengawal penyaluran di Lampung.
Sinergi tersebut membantu pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga dan pasokan yang terjaga. (DC)






