Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BANDAR LAMPUNG

Aliansi Masyarakat Lampung Desak MBG Tetap Berjalan

2
×

Aliansi Masyarakat Lampung Desak MBG Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDAR LAMPUNG, veritasnews.id – Seribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung (AMAL) menggelar aksi damai di Bandarlampung, Senin, untuk menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta membuka lapangan pekerjaan.

Perwakilan AMAL, Yunanda, mengatakan masyarakat yang mengikuti aksi tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk pekerja di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Example 300x600

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga di Lampung.

“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat yang merasakan langsung manfaat program MBG. Sebagian warga juga bekerja di dapur-dapur SPPG, sehingga program ini sangat membantu masyarakat dan perlu dilanjutkan,” kata Yunanda.

Ia menegaskan, masyarakat meminta pemerintah tetap menjalankan program MBG di tengah berbagai isu yang berkembang terkait pelaksanaannya.

Yunanda menilai keberadaan program tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Masih ada anak-anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan. Program MBG membantu mereka mendapatkan asupan gizi yang layak selama mengikuti kegiatan belajar,” ujarnya.

Meski mendukung penuh keberlanjutan program, AMAL juga meminta pemerintah memperbaiki tata kelola MBG agar lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, pihaknya mendesak aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan atau korupsi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami mendukung program ini tetap berjalan. Jika ada oknum yang melakukan korupsi, harus diproses dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” kata Yunanda.

Sementara itu, salah seorang relawan MBG, Safri, mengaku program tersebut telah memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarganya.

Safri yang bekerja di salah satu SPPG di Kabupaten Lampung Tengah mengatakan sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Kehadiran program MBG memberinya kesempatan memperoleh penghasilan sekaligus berkontribusi dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak.

“Sebelumnya saya menganggur. Sekarang saya memiliki pekerjaan dan penghasilan. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan manfaat dari program ini,” katanya.

Hal senada disampaikan Yunita, pekerja SPPG asal Lampung Timur. Ia mengaku telah bekerja selama tujuh bulan sebagai petugas pencuci peralatan dapur dan merasakan peningkatan pendapatan dibanding saat masih bekerja sebagai buruh tani.

“Dengan bekerja di SPPG, saya memiliki penghasilan yang lebih pasti. Program ini sangat membantu masyarakat kecil seperti kami,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, AMAL menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah, yakni mempertahankan dan melanjutkan Program MBG sebagai program prioritas nasional, menjamin keberlangsungan serta perluasan manfaat program, mengusut dan mengadili seluruh pelaku korupsi yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran MBG, melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program, memberikan sanksi tegas kepada pelaku kecurangan, serta memperkuat pengawasan publik dalam pelaksanaan program MBG.

AMAL berharap program yang dinilai memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat tersebut tetap dilanjutkan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *